001-234-567-8910

5th Avenue Madson, NY758, USA

Get Update on our recent Gadgets & Tabs

INDUSTRI KERUPUK (12)



INDUSTRI KERUPUK
Posted by : Rizqi Putri Ruliyana Wardhani
Indonesia memiliki berbagai macam industri baik dari pabrik industri ataupun home industri. Dimana industri-industri ini terdiri dari industri pangan, sandang maupun primer semua telah ada. Industri sendiri dapat diartikan sebagai usaha atau kegiatan pengolahan bahan mentah atau barang setengah jadi menjadi barang jadi yang memiliki nilai tambah untuk mendapatkan keuntungan. Industry sendiri memiliki beberapa jenis menurut jumlah tenaga kerja, diantaranya : 1. Industri rumah tangga (terdiri dari 1-4 karyawan/tenaga kerja), 2. Industri kecil (terdiri dari 5-19 karyawan/tenaga kerja), 3. Industri sedang/menengah (terdiri dari 20-99 karyawan/tenaga kerja) dan 4. Industri besar (terdiri dari 100 atau lebih karyawan/tenaga kerja)


posted by : KarIna Eka S.
Salah satu industry pangan kecil yang banyak dan tersebar di Indonesia adalah industri kerupuk.  Kerupuk sendiri merupakan salah makanan ringan khas Indonesia yang sangat digemari oleh semua kalangan. Kerupuk sendiri dibuat dari adonan tepung tapioca dicampur bahan perasa udang atau ikan. Pengolahan kerupuk dibuat dengan mengukus adonan sampai matang, kemudian dipotong tipis-tipis, dikeringkan di bawah sinar matahari sampai kering dan digoreng dengan minyak goreng yang banyak.
Industri kerupuk juga bertebaran dibeberapa kota/kabupaten di Indonesia. Salah satu kota/kabupaten yang memiliki home industri atau industry kecil kerupuk adalah kabupaten Bangkalan – Madura. Selain terkenal dengan beberapa restaurant makanan seperti bebek sinjay, ole-olang dan lain-lain, ternyata kabupaten Bangkalan ini juga penghasil kerupuk. Hampir di setiap desa memiki industry kerupuk seperti halnya di desa Prancak, kecamatan Sepulu.
Kami akhirnya sepakat untuk mengunjungi beberapa industri. Salah satunya industri kerupuk yang ada di desa Prancak, kecamatan Sepulu.  Dimana industri kerupuk ini adalah milik dari Bapak Slamet. Lokasi industry kecil kerupuk milik pak Slamet berada di pinggir jarak serta berada di dusun tanjung putih desa prancak kecamatan sepuluh. Dimana industry kecil milik pak Slamet berjarak sekitar ± 2 KM dari balai Desa Prancak  dengan membutuhkan waktu ± 15 Menit. Kami berkunjung pada pukul 09.00 WIB hari Jumat tanggal 22 Juli 2016. Sebelumnya kami membuat janji dengan bapak Slamet pada hari sebelumnya.
Industry kerupuk milik pak Slamet telah berjalan sekitar lebih dari 30  tahun, dengan memproduksi berbagai macam jenis kerupuk. Kerupuk-kerupuk yang telah dihasilkan diantaranya adalah kerupuk puli, kerupuk rambak, kerupuk serpong serta beberapa jenis kerupuk lainnya. Rasa kerupuk yang diproduksi oleh pak Slamet sendiri memiliki cita rasa yang khas daripada kerupuk lainnya. Kerupuk yang diproduksi oleh bapak Slamet sendiri telah diedarkan dibeberapa titik seperti di desa-desa lainnya, Bangkalan kota bahkan sudah ada di kota/kabupaten Sampang - Madura.
Dalam pengambilan tenaga kerja (karyawan) sendiri bapak Slamet mengambil sebagian kecil dari orang-orang sekitar yang berada dirumahnya dan sebagian besar mengambil keluarganya seperti anak, kakak, menantu, ponakan dan lainnya. Alasan mengapa pak Slamet merekrut keluarganya karena menurutnya apabila bekerja dengan keluarganya bisa lebih menyatu.  Omset dari penjualan kerupuk yang diterima oleh pak Slamet 2.300.000/hari. Penjualan kerupuk dahulunya 500 tetapi sekarang dimulai dari harga 1000, 2000 sampai 2500.
Proses pengolahan kerupuk milik pak Slamet tidak berbeda jauh dengan industry kerupuk lainnya. Hanya saja, pada proses pengolahan kerupuk milik pak Slamet sendiri masih menggunakan alat-alat tradisional. Karena menurutnya menggunakan alat tradisional itu tidak neka-neko serta tidak membutuhkan biaya yang besar dalam membeli alat-alat yang digunakan. Sementara untuk proses pengolahannya adalah:
1.      Pembuatan adonan dengan cara mengaduknya di dalam bak besar dengan menggunakan tangan.
2.      Setelah adonan selesai kemudian di pindahkan ke cetakan dengan cara menuangkan satu gelas adonan tersebut kedalam Loyang berbentuk persegi panjang dengan ketebalan 2 cm.
3.      Ketika Loyang sudah terisi dengan adonan lalu proses selanjutnmya di kukus selama 20-30 menit sampai uap keluar dari tempat kukus tersebut.
4.      Setelah matang adonan yang sudah jadi kemudian diangkat dan dipindahkan ke tempat yang terbuka untuk dinginkan terlebih dahulu.
5.      Ketika adonan yang sudah matang tersebut di pisahkan dari cetakan untuk melakukan proses selanjutnya yaitu proses pemotongan..
6.      Setelah itu adonan siap di  potong-potong menggunakan alat tradisional yaitu dengan bantuan benang sebagai alat pemotongnya
7.      Setelah melakukan proses pemotongan kemudian krupuk setengah jadi tersebut dijemur atau dikeringkan dibawah sinar matahari.
8.      Ketika krupuk tersebut sudah kering sempurna dilanjut dengan proses penggorengan lalu kemudian yang terakhir dilakukan pengemasan.
Kerupuk milik Pak Slamet ini  sudah memiliki ijin dari dinas kesehatan. Dan setiap 3 bulan sekali dari pihak dinas kesehatan sendiri melakukan kunjungan untuk melihat bagaimana produksi kerupuk miliknya baik dari segi cara pembuatannya seperti apa, penggunaan alat-alatnya bersih atau tidak serta bahan-bahan yang digunakan itu merupakan bahan yang tidak menggunakan bahan kimia agar konsumen yang mengkonsumsi kerupuk milik pak Slamet terhindar dari penyakit.
Sekali kalian mencoba, pasti bakal ketagihan deh!! Yukk rasakan kenikmatan kerupuk milik Pak Slamet, guys :D


Posted by : Karrina Eka S.


No comments:
Write komentar

Hey, we've just launched a new custom color Blogger template. You'll like it - https://t.co/quGl87I2PZ
Join Our Newsletter